Ranking

Sabtu, 14 Desember 2013

MENGAPA IBU HARUS DIUTAMAKAN ???

MENGAPA IBU HARUS DIUTAMAKAN ???

Satu pertanyaan yang mesti sering mengiang di telinga kita yaitu mengapa harus ibu yang diutamakan daripada seorang ayah? bukankah ayah yang telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya?

Sob, masih ingat ketika para ustadz memberikan wejangan kepada kita bahwa suatu ketika ada sahabat Rasulullah bertannya tentang siapa yang harus diperbuatbaiki maka Rasulullah SAW menjawab ibumu sampai tiga kali dan baru yang keempatnya adalah ayahmu.

Hal ini menunjukkan betapa sangat mulianya seorang ibu, sehingga harus dilebihkan dari seorang ayah satu banding tiga. Bukan tanpa alasan ketika Rasulullah memberikan wejangan semacam itu, paling tidak ada tiga alasan :

Yang pertama bahwa ada tiga tugas yang tidak mungkin bisa dilakukan seorang ayah, yaitu Mengandung, Melahirkan dan Menyusui. dari sinilah maka sudah selayaknya kita sebagai anak harus senantiasa berbakti kepada orang tua terutama ibu yang telah mengandung, melahirkan, menyusui kita yang kemudian juga diteruskan oleh pendiidikan dari sang ayah.

Alasan yang kedua bahwa seorang ibu tidak akan mengaharapkan balasan dari apa yang ia lakukan terhadap anak-anaknya. Ibarat sang surya yang menyinari dunia. Ada sebuah kisah ketika ada salah satu sahabat Rasul yang menanyakan kepada beliau apakah yang telah ia lakukan itu sudah termasuk balas budi pada ibunya, yaitu ketika sahabat itu menggendong ibunya di bawah panasnya matahari yang sangat terik, karena waktu itu digambarkan bahwa jika sepotong daging saja jika dilempar ketanah maka akan bisa matang. Bisa kita bayangkan betapa panasnya waktu itu. Dan sahabat itu telah menggendong ibunya sejauh dua farsakh, lalu ditanyakanlah hal itu pada Rasulullah. Ternyata Rasulullah menjawabnya bahwa apa yang dilakukannya bisa jadi sebagai balas budi terhadap ibunya namun itu sangat sedikit sekali ibarat hanya satu tarikan nafas ketika seorang ibu sedang melahirkannya. Intinya sampai kapanpun dan dengan apapun yang kita miliki tidak bisa mengimbangi apa yang telah dilakukan ibu kita terhadap kita.

Yang ketiga, seorang ibu mempunyai sifat pemaaf. Ini memang benar adanya betapa masih banyak anak-anak yang berani kepada ibunya, bahkan ketika anak itu sakit. ibu selalu menjunguknya dan senantiasa mendoakannya biar cepat sembuh. Padahal ibunya juga yakin setelah sembuh anak itu akan mengulanginya. Namun jiwa  seorang ibu seperti itulah adanya. Perlakuan apapun yang dilakukan anaknya akan tetap dimaafkannya. Sungguh mulia seorang ibu dan sangat pantaslah jika Rasulullah mengingatkan kepada kita bahwa surga itu terletak dibawah telapak kaki ibu.

Semoga saja kita termasuk anak-anak yang berbakti kepada kedua orang tua kita, terutama kepada ibu.

1 komentar:

  1. pak tri... ijin share buat di mading ya pak... special hari ibu...

    terimakasih pak... ^^

    BalasHapus

 ZAITUN ( Zaman Akhir Ini Untuk Ngaji )   Salah satu fenomena yang cukup memprihatinkan pada zaman kita saat ini adalah rendahnya semangat d...