Senin, 25 November 2013

HATI-HATI ITU PENTIIINGG !!!!!

HATI-HATI ITU PENTIIINGG !!!!!

Termasuk hal yang dapat memberikan kebahagiaan kepada kita adalah sikap hati-hati dalam menghadapi berbagai urusan dengan menggunakan semua sarana yang semestinya dibarengi dengan sikap penuh kepasrahan kepada Allah SWT. Sesungguhnya Rasulullah SAW sendiri bila ikut dalam peperangan, beliau selalu memakai baju besi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, padahal beliau adalah penghulu orang-orang yang bertawakal.

Menggunakan sarana yang semestinya dan bertawakal kepada Allah merupakan inti ajaran Tauhid. Tidak menggunakan sarana yang semestinya dan hanya mengandalkan tawakkal kepada Allah artinya sama dengan mengabaikan peraturan. Sebaliknya, hanya mengandalkan sarana yang semestinya tanpa rasa tawakal kepada Allah sama artinya dengan mengabaikan ajaran Tauhid.

Ibnul Jauzi sehubungan dengan hal ini menyebutkan bahwa pernah seorang lelaki memotong kukunya, tetapi tidak pernah bersikap hati-hati sehingga pisau yang digunakannya melukai hinggga akkhirnya ia mati ( karena kehabisn darah ).

Pernah juga ada seorang lelaki yang memasuki kandang keledai sardan ( yang terkenal liar ) dengan sikap tidak hati-hati, maka keledai itu menendang perutnya dengan kaki belakangnya hingga lelaki itu meninggal dunia.

Diceritakan bahwa Thaha Husain, penulis Mesir yang terkenal, berkata pada sopirnya:" jangan ngebut agar kita bisa sampai ke tujuan lebih awal". Hal inilah yang dimaksud oleh peribahasa yang mengatakan :"Adakalanya sikap tergesa-gesa berakibat dengan keterlambatan."

Sikap waspada dan hati-hati tidak bertentangan dengan ketentuan taqdir. Ia termasuk bagian darinya, bahkan termasuk ke dalam intinya.

Senin, 18 November 2013

INILAH ALASAN SAYA KENAPA PENGIN SEPERTI PISANG

INILAH ALASAN SAYA KENAPA PENGIN SEPERTI PISANG

Tahu kan sob, buah pisang itu seperti apa dan bagaimana rasa buah itu. So pasti donk, itu kan buah yang setiap hari kita makan. Jadi gak asing lagi......

Kenapa saya pengin seperti buah itu, ini alasan saya ;

Yang pertama. PISANG, sering juga orang mengartikan Pantang Iri Sombong dan ANGkuh. maksudnya sifat-sifat yang buruk ini harus dijauhkan sejauh jauhnya dari kehidupan kita. Betapa besar godaan yang ada disekitar kita untuk bisa menjadi orang yang iri pada sesama, menjadi sombong karena kedudukan, ataupun harta yang kita miliki juga bisa Angkuh karena kedudukan kita.

Yang kedua, Buah PISANG itu luar dalamnya halus, rasanya manis dan banyak disukai semua kalangan dan saya juga kepengin sekali untuk menjadi manusia yang halus luar dalam artinya bagaimana saya berusaha untuk menampilkan luar kita baik kepada sesama dan yang lebih penting adalah bagaimana dalam hati saya juga harus diperhalus, sehalus buah pisang. Sehingga mampu untuk menanggapi segala masalah dengan bijak.

Yang ketiga, Pohon PISANG tak akan mati sebelum memberikan buah ataupun meregenerasi. Artinya saya kepengin hidup saya bermanfaat orang lain. Saya sadar betul banyak kekurangan yang ada dalam diri saya, namun demikian saya juga yakin bahwa setiap kita dikasih ilmu oleh Allah, meski sangat sedikit. Dan dari ilmu yang sedikit itulah  saya ingin berbagi kepada orang lain sebelum kembali pada Allah. semoga bermanfaat.

Minggu, 17 November 2013

INILAH LELAKI "SUPER"

INILAH LELAKI "SUPER"

Sering kita dengar bahwa menjad lelaki itu haruslah " SU PER". Meski tak menjadi superman, akan tetapi sebagai lelaki harus memahami apa itu kata "SU PER".

SU PER, Artinya Suka Perhatiin sama istri. Lelaki (suami ) yang super akan selalu memperhatikan istrinya. Kelebihan yang ada dalam istrinya dijadikan pedoman untuk hidup bersama sedang kekurangan yang ada pada istrinya akan senantiasa ditutup untuk kemudian bisa mengejar ketertinggalan ataupun kekurangannya.

SU PER, juga berarti Suka Perhatiin terhadap anak-anaknya. Lelaki ( suami ) yang super akan senantiasa meluangkan waktunya untuk buah hatinya. Betapa banyak para orang tua ( ayah/ suami ) setelah seharian bekerja, lelah namun ketika melihat buah hatinya rasa lelah itu terobati. Dan aneh jika mengaku sebagai lelaki yang super kalo tidak ada perhatian terhadap anak-anaknya. Bahkan tak ada waktu sedikitpun untuk anak-anaknya.

SU PER, juga berarti Suka Pergi untuk mencari rezki. Berapa banyak para suami yang pergi pagi pulang petang hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Maka sungguh sangat miris jika ada lelaki yang ngakunya su per akan tetapi tidak mau bekerja untuk keluarganya. Maunya makan enak, tidur nyenyak, duit banyak,tanpa kerja keras.

SU PER, juga berarti Suka Pergi untuk mencari ilmu. Hal yang tak bisa dipungkiri bahwa untuk membimbing keluarga dibutuhkan ilmu. Tanpa ilmu tak kan mungkin bisa membimbing mereka. Lelaki Su Per adalah lelaki yang bisa membagi waktunya selain untuk mencari rezki juga menggunakan kesempatan untuk mencari ilmu.

Nah. apakah anda juga lelaki SU PER ???????

Selasa, 12 November 2013

SULITNYA MEMBANGUN MUDAHNYA MEROBOHKAN

SULITNYA MEMBANGUN MUDAHNYA MEROBOHKAN





Membangun adalah merupakan pekerjaaan yang sulit, berat bahkan melelahkan. Coba kita lihat rumah sederhana yang sedang kita huni. Pernahkan kita berpikir atau paling tidak bertanya pada hati kecil kita ini. Butuh waktu berapa lama untuk menyelesaikannya, belum lagi  kalo melihat bangunan yang lebih besar lagi. Bahkan dalam membangunpun perlu beberapa bahan yang harus disiapkan untuk mendirikannya.Mulai dari batu-bata, besi, kayu, semen, pasir dan bahan bangunan yang lainnya. Dan setelah berdiri rumah itupun banyak dipenuhi dengan berbagai macam acesoris dan hiasan yang hampir memenuhi ruangan rumah.

Begitu juga dalam membangun rumah tangga. Berapa lama waktu yang kita gunakan untuk menegakkan supaya bangunan itu tetap kokoh, meski diterjang angin yang sangat besar. Perlu waktu lama kan ?.Namun apa yang bisa kila lihat sekarang dengan kecanggihan teknologi maka untuk menghancurkan bangunan yang didirikan memakan waktu bertahun-tahun itu bisa dihancurkan dalam hitungan detik. Artinya betapa cepatnya dan mudahnya menghancurkan itu.

Tak terkecuali dalam rumah tangga. Waktu yang telah lama dilewati yang berawal dari saling mengenal. saling memahami dan saling menanggungpun akan bisa hancur berantakan manakala bangunan itu dirobohkannya sendiri. Bukan karena orang lain, karena orang lain takkan mau merobohkan sebuah bangunan kecuali sudah mendapat ijin dari penghuninya.

Masih banyak contoh yang bisa kita jadikan ibroh mestinya seperti bagaimana kita membangun ekonomi yang sehat, bagaimana kita membangun kerjasama yang kuat dll. Pada intinya semua itu memerlukan energi yang besar untuk mencapainya, biaya yang banyak untuk mewujudkannya bahkan menyita banyak pikiran untuk memperindahnya.

Minggu, 10 November 2013

MENGAPA HARUS BERTENGKAR ?

MENGAPA HARUS BERTENGKAR ?





Bertengkar.....yach..mendengar saja sudah merinding, mengapa juga harus bertengakar ya..?.Pertengkaran yang terjadi biasanya masing-masing orang yang bertengkar ingin memenangkan pendapatnya dan tidak mau mengalah. Dan ini bisa terjadi dimana-mana, bisa di pasar, di kantor, di lapangan bahkan dalam keluargapun bisa.

Tak ada asap tak ada api, itulah peribahasa yang sering kita dengar setiap hari. Tak kan ada masalah jika tak ada yang memulainya. Begitulah kehidupan yang sedang kita jalani. Seolah masalah itu tiada hentinya terus menerus ada dihadapan kita. Satu masalah selesai, sudah dihadapkan dengan masalah yang baru lagi dan tentunya masalah itu semakin rumit dan berat. Nah, apakah anda juga mengalaminya....???

Begitupun dalam berumah tangga, mana ada sich keluarga yang hidup tanpa masalah??? saya pikir semua punya masalah. Cuma yang jadi  pembahasan disini adalah apakah masalah itu besar ataupun kecil dan itupun juga tergantung orang yang mengahadapinya. Boleh jadi masalah ini bagi satu keluarga merupakan sesuatu yang yang dianggap besar namun tidak untuk keluarga yang lainnya. Demikian juga sebaliknya. Artinya bagaimana cara keluarga itu memandang, menghadapi dan menyelesaikan masalahnya.

Lalu kenapa dalam keluarga mesti bertengkar ? ini yang perlu kita cermati. Pertengkaran yang terjadi dalam keluarga  terjadi karena masing- masing pasangan ingin memenangkan pendapatnya. Akan tetapi ternyata jika pertengkaran itu didasari dengan niatan untuk mencari kebenaran, dan bukan untuk mencari pembenaran, maka meski pertengkaran itu seru dan butuh waktu yang panjang pada akhirnya akan menemui suatu titik temu yang membuat keduanya bisa terpuaskan. 

Pada akhirnya, pertengkaran itu akan mendewasakan kita, selagi bisa mengambil hikmah dari kejadian itu. Pertengkaran juga mengajarkan kita untuk bisa beradu argumen. Dan pertengkaran juga mengajarkan kita untuk bisa memahami orang lain bahwa ternyata tidak semua yang kita pikirkan itu sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Hal inilah yang terkadang menjadikan kita sering bertengkar atau kalau dalam penyebutan lain berdiskusi. 

" BERAPA BANYAK ORANG YANG AWALNYA BERDISKUSI DAN BERAKHIR DENGAN PERTENGKARAN, DAN BERAPA BANYAK PULA YANG DIAWALI DENGAN PERTENGAKRAN PADA AKHIRNYA BISA BERDISKUSI "


Jumat, 01 November 2013

SEDIH

SEDIH

Bila kesedihan telah memasuki jiwa
dunia inipun seakan gelap gulita
tidak ada lagi keindahan
dan tak mungkin merasakan kebahagiaan

Memang benar, semua yang ada di dunia
ini bersifat sementara
tak terkecuali cinta

Boleh jadi saat ini anda dicintai ataupun mencintai sesuatu, tetapi bila saatnya tiba semua itu pasti akan berakhir.Lalu pantaskah kita bersedih karena menerima sesuatu yang sudah seharusnya terjadi?

Popular Posts

Pengikut