Selasa, 30 April 2013

SHOLAT DITUNDA SETANPUN TERTAWA,...

SHOLAT DITUNDA SETANPUN TERTAWA,...

Sholat adalah suatu kewajiban yang harus kita laksanakan. Sholat sudah ditentukan waktu pelaksanaannya. Namun ternyata karena ulah kitalah setan yang merupakan musuh kita yang nyata biasa tertawa. Kenapa?

Masih ada diantara kita yang melaksanakan sholat subuh kesiangan. Mestinya Subuhan artinya sholat subuh berjamaah di waktu fajar sekarang malahan jadi subuwan ( subuhe awan-awan ), bahkah matahari sudah terbit ini yang dinamakan subuh kesiangan.

Yang kedua jika melakukan sholat dhuhur masih juga repot dengan pekerjaannya, sehingga sholatnya ditunda sampai akhir batas waktunya. Pekerjaan kadang merepotkan, sehingga dhuhurnya jadi kerepotan

Ketika sholat ashar sudah tiba masih dalam perjalanan , maghrib sampai dirumah kecapean sehingga molor lagi dan ketika Sholat Isya eeeh......sudah ketiduran.

Kapan ya kita bisa sholat tepat waktu ?????


Senin, 29 April 2013

SIAPA MAU " JASUID " ??????

SIAPA MAU " JASUID " ??????

Maaf sob, ini bacaan khusus makhluk yang bernama laki-laki.......

Setiap laki-laki pasti berkeinginan untuk menjadi seorang suami yang ideal, ini merupakan cita-cita yang sangat mulia. Namun ternyata untuk menuju kearah itu tidak lah semudah membalikkan telapak tangan, butuh  usaha yang sungguh-sungguh untuk mendapatkan posisi JASUID tersebut.

Baiklah sob, ini ada beberapa syarat jika kita mau manjadi JASUID, perhatikan ya?
Suami Ideal itu adalah suami yang sejak awalnya sudah menunjukkan kejujurannya dan sifat terus terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan sejak melamar.

Suami Ideal itu adalah suami yang menggauli istrinya dengan baik, lembut, memuliakan dan menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya.

Suami ideal itu adalah suami yang mampu menghibur dan bersikap lembut kepada istri. yang berkata dengan bahasa yang menarik karena ini berpengaruh positif dalam jiwa. Suami juga harus mau mendengar dan mengerti perkataan istrinya, kalau memang pendapat itu logis. Amatlah tidak pantas, suami bersenang-senag sendirian tanpa melibatkan istrinya. Begitu pula sebaliknya, istri tak pantas menikmati kesenangan sendiri tanpa suami. Tentu saja itu semua harus disesuaikan dengankemampuan yang dimiliki. rekreasi, anjangsana, atau mengahdiri perayaan yang sesuai dengan syariat islam dapat dipakai sebagai alat memenuhi hak istri untuk menikmati hidup ini.

Suami Ideal itu tidak boleh terlalu cemburuan. Cemburu memang dibolehkan asalkan sesuai dengan tempat dan masalahnya. Karena bagaimanapun rasa cemburu tetap diperlukan dalam kehidupa suami istri.

Suami Ideal akan memberikan belanja yang cukup kepada istrinya, tidak boros, dan tidak pula bakhil.

Suami Ideal haruslah selalu tampil dihadapan istrinya dengan rapi, meyakinkan. Penampilannya harus selalu menarik,selalu menjkaga kebersihan sehingga yang tercium tidak lain adalah bau semerbak.

Suami Ideal harus selalu menjaga rahasia rumah tangga. Menutup mulut apa pun yang terjadi dan menimpa rumah tangganya. Hal ini akan mencegah orang-orang sekitarnya menggunjing keluaraga mereka.

Suami Ideal akan selalu menjaga kejantanannya, baik phisik maupun psikhologis. Menampilkan dan memancarkan kewibawaan.

Gimana sob, mau gak nih....??????

Sabtu, 27 April 2013

MANUSIA ADALAH MAKHLUK YANG TIDAK PERNAH PUAS

MANUSIA ADALAH MAKHLUK YANG TIDAK PERNAH PUAS

Setiap manusia ingin hidup dalam keadaan nyaman dan tentram. Dalam hal ini, ia merasakan keseimbangan jasmaniah dan rohaniah. Jika keseimbangan ini terganggu, maka akan muncul suatu kebutuhan. Itu sebabnya, seorang yang merasa lapar atau haus akan merasa tidak nyaman dan karenanya merasakan kebutuhan untuk makan dan minum. Selain kebutuhan-kebutuhan yang bersifat jasmaniah seperti makan, minum, tidur, seks, juga terdapat kebutuhan akan rasa aman
( kebutuhan untuk memiliki tempat melindungi diri dari ancaman alam atapun manusia lain ).

Kebutuhan-kebutuhan yang disebutkan diatas, sering juga disebut dengan kebutuhan dasar atau primer. Dinamakan demikian karena pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut merupakan syarat dasar kepuasan hidup setiap manusia. Selain kebutuhan-kebutuhan primer tersebut, pada manusia juga terdapat kebutuhan-kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder ini mungkin berbeda  antara satu budaya dengan budaya yang lain. Seorang manusia baru memikirkan kebutuhan sekundernya jika kebutuhan primernya telah terpuaskan. Oleh karena itu, banyak orang dalam hidupnya mencari cinta dan ketergolongan dalam kelompok, harga diri dan penghargaan dari orang lain, dan kebutuhan untuk mewujudkan potensi atau bakat yang dimilikinya.

Ada sebagian orang yang menyangka bahwa mereka telah mencapai tujuan hidup dan mereka akan hidup bahagia jika memiliki banyak uang ataupun kekuasaan. Namun, seperti pepatah " Manusia adalah makhluk uang tidak pernah puas", sehingga uang dan kekuasaan pun pada akhirnya hanya akan membawa manusia dalam lingkaran kebutuhan yang tidak ada habisnya. yang terpenting bagi kita agar kita menyadari apa yang kita cari dalam kehidupan kita selain kebutuhan-kebutuhan dasar, kita harus bertanya kepada diri kita sendiri apa yang menjadi tujuan, harapan, dan perkiraan atau bayangan masa depan yang ingin diwujudkan.

Apakah Anda masih Suka S T M J..????

Apakah Anda  masih Suka S T M J..????

STMJ seperti yang sering kita dengar adalah minuman suplemen yang begitu banyak manfaatnya, karena STMJ itu mengandung susu telur madu dan jahe. Banyak orang yang suka STMJ, terlebih jika kondisi badan sedang drop, wah.....minum STMJ badan jadi seger dan lebih semangat lagi.

Namun ternyata ada STMJ yang lain. Kalau yang ini mungkin banyak orang yang tidak suka. Meskipun demikian masih juga ada orang yang menyukainya. Apa sich STMJ yang dimaksud? 

Sob, STMJ yang kedua ini adalah sebuah singkatan Sholat Terus Maksiat Jalan, artinya setiap hari melakukan sholat, akan tetapi disaat yang lain kemaksiatan selalu dikerjakannya juga. Seolah orang-orang seperti ini mempunyai anggapan bahwa dengan STMJ nya itu bisa dapat keuntungan. Mereka menghitung-hitung kalau lagi sholat dapat pahala segini apalagi jika berjamaah namun ketika maksiat akan mendapat dosa sekian. Makanya masih banyak yang suka STMJ ini. 

Padahal yang perlu kita cermati bahwa setiap kali kita melakukan kebaikan belum tentu mendapat pahala. Kenapa? karena mungkin saja saat melakukannya kita belum Ikhlas atau masih banyak hal yang kurang dalam amal itu sehingga tidak sempurna. Namun ketika kita melakukan kemaksiatan sudah mendapat dosa. maka berhati-hatilah terhadap STMJ yang model kedua ini.

Jumat, 26 April 2013

WASPADAI EMPAT PERKARA

WASPADAI EMPAT PERKARA

Ada empat hal yang harus dihindari, karena akan menyebabkan sempitnya penghidupan, keruhnya hati, dan sempitnya dada, yaitu :

1.Suka mengeluh terhadap qodho dan qodar Allah dan merasa tidak puas dengannya.
2.Terjerumus ke dalam berbagai perbuatan maksiat tanpa ada kemauan untuk bertaubat.
3.Dengki pada orang lain, suka balas dendam dan iri dengan karunia yang diberikan Allah kepada mereka
4.Berpaling dari peringatan Allah. "Barangsiapa yang berpaling dari peringatan Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunnya pada hari Kiamat dalam keadaan buta".

Rabu, 24 April 2013

HARGAILAH HAK SESAMA

HARGAILAH HAK SESAMA

Dahulu ada seorang perempuan tua di negeri Persia yang memiliki ternak ayam. Ia tinggal di sebuah rumah sederhana yang bersebelahan dengan istana Kisra yang berkuasa. Suatu hari nenek tua itu pergi ke kota lain dan sebelum kepergiannya dia berdoa:"Ya Tuhanku, aku titipkan ternak ayamku kepada Mu."

Setelah nenek itu pergi, sang Kisra membongkar rumah gubuk nenek tua itu untuk meluaskan istana dan tamannya, maka pasukan Kisra pun menyembelih ternak ayam milik nenek tua itu dan menghancurkan rumah gubuknya. Ketika si nenek tua kembali dan melihat semuanya telah tiada, ia berkata:" Wahai Tuhanku, saat itu memang aku tidak ada disini, tapi dimanakah Engkau ?" Allah pun memberikan keadilan kepadanya dan membalaskan kepedihannya. Tidak lama kemudian, tiba-tiba anak Kisra menyerang ayahnya saat sedang tidur di peraduannya hingga Kisra mati.

Sesungguhnya seorang muslim sejati mempunyai prinsip, misi dan tujuan yang lebih besar daripada sekedar melampiaskan dendam, dengki dan kebenciannya.

Selasa, 23 April 2013

UMPAN BALIK

UMPAN BALIK

Seorang nakoda kapal dalam mengemudikan kapalnya agar tetap berada di jalan yang benar bergantung pada kompas, mercusuar, dan bintang-bintang di langit. Jika kapal salah arah maka berdasarkan tanda-tanda dari mercusuar dan bintang, akan dapat cepat dikembalikan ke arah yang benar.

Setiap manusia, sebenarnya mendapat informasi mengenai hasil tingkah lakunya dari manusia lain yang ada disekitarnya. Informasi tersebut dapat dipergunakannya untuk memperbaiki tingkah lakunya. Jika dalam suatu pembicaraan, misalnya kita ingin meyakinkan seseorang tentang sesuatu dan merasa bahwa tidak berhasil, maka kita akan mencoba mencari argumen lain ataupun mencari cara lain agar kita berhasil meyakinkannya.

Biasanya kita akan memberikan umpan balik pada orang lain tanpa kita sadari dan juga tanpa diminta. Umpan balik ini dapat berwujud macam-macam, seperti pendengar yang menguap pada waktu mendengarkan ceramah, suami yang mengatakan pada istrinya bahwa hari ini cantik sekali, dan atasan yang mengatakan pada anak buahnya bahwa ia tidak boleh ikut dalam proyek selanjutnya karena kegagalannya dalam proyek sebelumnya.

Orang lain akan bereaksi terhadap apa yang kita lakukan melalui kata dan perbuatan, gerak-gerik dan mimik wajah ( bahkan tidak bereaksi atau umpan balik dengan berdiam diri juga merupakan reaksi ). Tentu sajahal ini mudah menimbulkan salah paham, misalnya kalau ternyata si pendengar menguap bukan arena ia tidak berminat pada ceramahnya, melainkan ia sama sekali tidak tidur semalaman. Dalam hal ini, di Indonesia norma yang berlaku, yakni tidak menunjukkan perasaan, atau dengan kata lain sedapat mungkin tidak memberikan umpan balik yang terbuka. Akibatnya, umpan balik sering diberikan secara tidak langsung atau tidak terang-terangan dan isyarat-osyarat yang terjadi dpat diartikan macam-macam. Ada pula situasi-situasi ( misalnya karena sopan santun dan rasa hormat pada seseorang ) lalu sebaiknya kita tidak memberikan umpan balik dengan terang-terangan. Akan tetapi, dalam banyak hal situasi akan sangat membantu, jika kita mengetahui secara pasti bagaimana reaksi atau pendapat orang lain mengenai apa yang kita lakukan.

Kita semua ingin tahu, bagaimana pendapat orang lain akan diri kita. Namun, pada wakti yang bersamaan kita juga takut dan peka jika mendapatkan umpan balik yang negatif. Oleh karena itu, makin sering kita "bercermin" yaitu menyadari bagaimana pandangan orang lain terhadap kita, maka makinbanyak kita belajar tentang diri kita sendiri. Dalam kelompok kecil yang terdiri dari orang-orang yang kita kenal baik, tentunya akan lebih mudah menerima umpan balik daripada kalau dalam situasi kehidupan sehari-hari. Padahal yang penting agar kta mengetahui dengan baik bagaimana umpan balik orang lain terhadap tingkah laku kita. Dengan demikian kita dapat mempertimbangkan, apakah kita ingin mengubah suatu tingkah laku tertentu atau tidak karena bagaimanapun kita tidak lahir didunia ini untuk menjadi seperti yang diinginkan orang lain.

Umpan balik adalah reaksi perasaan kita terhadap tingkah laku orang lain, dan karenanya selalu merupakan kesan yang subyektif. Oleh karena itu, umpan balik tergantung pada si penerima; apa yang dianggapnya penting untuk diterima. Jika kita mendapat umpan balik dari orang lain, sebaiknya kita :
- bertanya dengan jelas bagaimana masalahnya, atau dalam hal apa umpan balik tersebut diberikan
- meneliti kembali apakah kita memahami maksudnya dengan benar
- mengatakan pada orang tersebut bagaimana pendapat dan perasaan kita sendiri. Namun, hal ini bukan berarti langsung membela diri.

Senin, 22 April 2013

ALANGKAH INDAHNYA JIKA SEBUAH TUNTUTAN MENJADI PENGORBANAN

ALANGKAH INDAHNYA JIKA SEBUAH TUNTUTAN MENJADI PENGORBANAN

Indah..... adalah sebuah rasa yang sangat dalam, sukar diungkapkan dengan kata-kata akan tetapi sungguh sangat brasa dalam hatii sanubari kita. Dalam bahtra rumah tangga setiap kita pasti menginginkan keindahan itu. Dan alangkah indahnya jika semua yang kita hadapi kita ambil sisi positifnya.

Tak bisa dipungkiri dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan dihadapkan dengan berbagai aral dan rintangan yang menghadang kita entah itu berupa ombak yang besar ataupun angin yang sangat kencang bahkan kita pun sering dihadapkan dengan batu karang yang sangat besar dan keras. Seolah semua rintangan tadi sulit untuk dilalui. Namun dengan satu tekad dan keyakinan apapun yang kita hadapi jika bersatu semua akan bisa terselesaikan.

Alangkah indahnya jika seorang suami yang bekerja seharian, mempunyai pikiran bahwa apa yang dilakukannya bukan karena tuntutan dari keluarganya. Akan tetapi semua yang dikerjakannya adalah sebuah pengorbanan untuk keluarga ( anak-anak dan istrinya yang tercinta ). 

Alangkah indahnya jika seorang istri yang rela membantu suaminya bukan karena sebuah tuntutan, akan tetapi apa yang dilakukannya tidak lain adalah suatu pengorbanan demi keluarga ( suami dan anak-anaknya yang tercinta ).

Tuntutan kalau menurut aku adalah melakukan suatu pekerjaan akan tetapi masih ada rasa keterpaksaan, nah kalau pengorbanan adalah melakukan sesuatu tanpa ada unsur paksaan, lebih tepatnya karena keikhlasan.  

Bagaimana dengan sobat, apa pendapat sobat ????

Minggu, 21 April 2013

NGOMONG AJA BIAR CEPAT SELESAI....

NGOMONG AJA BIAR CEPAT SELESAI....

Hal yang paling pantas disyukuri adalah ketika kita bisa ngomong. Karena dengan kita ngomong segala sesuatu itu bisa dikomunikasikan. Entah apa yang terjadi jika kita bisa ngomong akan tetapi tidak mau ngomong. Apakah bisa ya masalah itu selesai hanya dibiarkan begitu saja. Mungkin saat ini bisa tapi lain waktu akan muncul kembali bahkan lebih dahsyat lagi.

Jika kita menyadari, jika kita tidak banyak menuntut dan jika saja kita mau berkorban kepada orang yang kita cintai maka sudah saat nya kita mau ngomong dengan masalah yang sedang kita hadapi. Saya yakin dengan ngomong itu masalah akan terselesaiakan.

Saat ngomong memang terasa sakit, pedih, pilu bahkan berbagai emosi akan kita rasakan, namun setelah itu kita akan merasa tenang. Lain halnya hari ini  jika kita kelihatan tenang, aman tanpa masalah padahal kita sedang menumpuk berbagai masalah yang kita lakukan.

Aku sangat berharap jika maslah yang sedang kita hadapi akan bisa terselesaikan dengan ngomong bukan dengan sebuah tulisan yang pada akhirnya juga akan menimbulkan salah dalam presepsi. Belum lagi jika ada orang lain yang tidak tahu masalah yang sebenarnya ikut memberikan komentarnya.

Dan yang perlu kita ingat bahwa disaat kita menuangkan ide dalam bentuk tulisan, disaat itulah emosi kita ikut terlibat. Hanya Allah Yang Maha Tahu

Jumat, 19 April 2013

MASIHKAH AKU MERAGUKAN CINTANYA ?

MASIHKAH AKU MERAGUKAN CINTANYA ?

Usia pernikahanku belum begitu lama, boleh dikata pernikahannku dengan mas merupakan pernikahan yang diluar kebiasaan karena tanpa diawali dengan pacaran. Perkenalanku dengan mas begitu cepat kira kira satu bulan. Nah dalam rentangan waktu itu proses ta'aruf samapi pada tingkat ke pelaminan. Rasa hati keingin tahuan pada suamiku tercinta akhirnya terusik, dikala suamiku sedang bekerja, diam-diam dirumah akau menuliskan sebuah tuslisan diatas kertas yang bertulis kan Mas dapat salam dari si........ ( begitulah isi tulsan itu ). Selang beberapa waktu suamiku pulang, setelah istirahat sebantar baru lah aku sampaikan tulisan itu pada suamiku. Sejenak setelah membaca suamiku berubah wajahnya, sembari bertanya siapa si....ini dik, tanya suamiku padaku aku jawab lha siapa ? mendengar jwabanku itu ternyata samiku kelihatan tambah marah, aku jadi kepikiran ternyata gara-gara aku ingin bercanda namun suamiku belum siap. Dalam hatiku aku benrjanji tidak akan lagi menyakiti hati suamiku dengan kelakuan semacam ini.

Sepuluh tahun sudah usia pernikahanku, kami dianugerahi empat orang anak. Waktu begitu berjalan mulus tanpa ada rintangan yang berarti dlam kurun waktu itu. Namun rasa ingin mengetahui sejauh mana cinta suamiku pada itu hadir lagi. Tepatnya sewaktu ada tugas dari pekerjaanku, aku harus meninggalkan suamiku dan keempat anak-anakku dalam waktu yang cukup lama ( tiga minggu ) . Kutinggalkan suami besarta anak-anakku selama itu. Bisa kubayangkan betapa berat jika seorang suami ditinggalkan istrinya, terlebih juga harus mengurus anak-anak yang masih balita. Dalam hati aku selalu berdoa semoga suamiku bisa menyelesaiakan semua amanah itu. Meski kami berjauhan namun setiap selesai acara aku senantiasa menanyakan keadaan keluargaku, begitu juga sebaliknya suami selalu menghubungiku lewat hp. Dan ini berlangsung selama aku dalam acara itu. Timbul rasa ingin mengetes seberapa jauh cinta suamiku padaku akhirnya akupun memutuskan untuk membuat kejutan lagi, kali ini aku bilang sama suamiku kalao saat ini banyak laki-laki yang tertarik padaku. Beberapa kali kalimat itu saya sampaikan pada suamiku. Namun suamiku bilang bahwa jika ada yang tertarik pada istriku, itu tentu karena ide- ide ketika rapat sanagt bagus sehingga banyak yang tertarik akan pendapat itu. begitulah jawaban dari suamiku. Akan tetapi aku masih belum puas hingga pada akhir kegiatan aku pernah telpon suamiku kalau aku gak akan pulang. Waktu itu memang gak ada masalah sama sekali dengan apa yang kukatakan. Tetapi setelah itu aku merasa bersalah dengan apa yang barusan aku katakan, betapa kangenya seorang suami yang sudah lama ditinggalkan kok kemudian tiba waktunya gak mau pulang, andai saja aku jadi suamiku apa yang bisa kurasakan............

Oh ternyata, masalah itu segera terselesaiakan suamiku memaafkan tentang apa yang aku lakukan. Dan mulai saat itu juga aku ndak akan lagi mengulanginya. aku kasihan pada suamiku yang tetap masih mencintaiku. Aku merasa bersalah telah meragukan cintanya. Lagi-lagi yang namanya manusia, dan punya hati ( Qolb ) yang artinya bolak-balik maka hal itupun terjadi lagi. Disaat aku tanyakan kepada suamiku, masihkah kamu ingat nama ini ....... . memang kenapa ? ada apa dengan nam ini ? oh...ndak apa apa, mungkin saja mas masih ingat akan nama itu.., ya kalo ditanya ingat , aku masih ingat. tapi apa masksud adik tanya seperti itu?. perbincanganku akhirnya tidak sampai lama, karena ternyata suamiku  tidak berkenan ketika aku sebut nama itu, aku merasa bersalah lagi dan aku juga berjanji tidak lagi menyakitu hati suamiku.

Hemmm....memang tidak mudah untuk mengelola perasaan. Suatu ketika bisa kita kelola namun suatu saat itu timbul lagi. Nah kejadian serupa inipun akhirnya muncul lagi. Aku tanyakan lagi pada suamiku. Mas....aku pengin tanya ? Tanya apa dik../? tapi mas gak marah kan? memang apa yang mau ditanyakan? eee...mas dulu nikah sama aku karena dipaksa ya ? ( wajah suamiku marah, tapi bisa disembunyikan ). Dik,....aku nikah dengan adik bukan paksaan, akan tetapi sebuah pilhan yang terbaik. Kenapa,..sampai saat ini dari pernikahan kita sudah dikaruniai empat orang anak dan aku merasa sangat bahagia degan mu, masihkah kau meragukan cintaku ???????

Rabu, 17 April 2013

BUKAN SALAH MEREKA....

BUKAN SALAH MEREKA....

Kesalahan yang terjadi pada setiap orang adalah suatu kewajaran. Bahkan manusia itu aslinya tempat lupa dan salah. Artinya setiap kita pasti melakukan kesalahan. Siapapun itu,,... selagi kita masih mengaku diri menjadi manusia. Kecuali kalo kita dah mengingkarinya.

Dalam keseharian sering kita jumpai, bahwa kesalahan itu begitu nampak di depan kita,. Entah kesalahan karena diri kita atau juga kesalahan yang dilakukan orang-orang yang ada disekitar kita. Yang mudah dan sering dilakukan oleh kebanyakan orang adalah mencari kesalahan orang lain, artinya kalo ada yang salah itu berasal dari luar kita ( orang lain ). Jarang  kita temui orang yang mengaku dirinya bersalah. Apalagi jika perbuatannya disalahkan. pastinya akan mencari berbagai dalih untuk membenarkan kesalahan yang dilakukannya.

Siapa sich yang mau berbuat salah ? tentu gak ada kan  ? tapi jika saja tetap melakukan kesalahan mungkin saja saat itu  dia baru lemah. Bisa lemah fisik atau juga lemah imannya. Lalu bagaimana jika kita mengahadapi orang yang lagi begini ? apa yang harus kita lakukan? menyalahkan...? ataukah kita gak kasih maaf pada mereka itu ..?

Sebenarnya mengakui kesalahan itu sudah menunjukkan jiwa yang besar, akan tetapi memberi maaf pun juga membutuhkan jiwa yang lebih besar. Jadi hanya orang yang berhati besarlah yang mempunyai sifat seperti itu..




Selasa, 16 April 2013

JIKA AKU HARUS MEMILIH

JIKA AKU HARUS MEMILIH

Aku pilih pemimpin yang selalu takutkan Allah
Aku pilih pemimpin yang selalu minta dibantu menegak kebenaran
Aku pilih pemimpin yang minta ditegur bila bersalah
Aku pilih pemimpin yang tidak menyebut apa juga jasanya
Aku pilih pemimpin yang tidak banyak membuat janji manis

Senin, 15 April 2013

KEDAMAIAN ITU BERMULA DARI KESEDERHANAAN

KEDAMAIAN ITU BERMULA DARI KESEDERHANAAN

Ali bin Ma'mun Al -"Abbasi adalah seorang amir putra Kholifah. Sejak kecil ia hidup dalam istana yang mewah dan semua kesenangan duniawi tersedia dengan mudah dan berlimpah. Suatu hari ia melonggokkan pandangannya dari balkon istana dan pandangannya tertuju pada seorang lelaki yang bekerja keras sepanjang hari, mulai pagi hari. Apabila matahari naik sepenggalahan, ia mengambil air wudhu' dan sholat dua rekaat dipinggir sungai Tigris. Bila mentari beranjak terbenam, ia pulang kerumah keluarganya. Pada suatu hari Ali memanggilnya dan menanyai orang tersebut, lalu ia menjawab bahwa dirinya mempunyai seorang istri, dua orang saudara perempuan, dan ibu yang harus diberinya makan dengan kerja keras. Ia mengatakan bahwa ia tidak punya persediaan makanan pokok dan tidak pula pemasukan, kecuali apa yang dihasilkannnya dari pasar sebagai kuli pengangkut barang dan bahwa dirinya senantiasa puasa setiap harinya. Bila mentari terbenam, ia berbuka dari hasil yang didapat dengan seadanya, sedang sisanya buat makan keluarganya. "Ali bertanya:"Apakah engkau pernah mengeluh tentang sesuatu?" Ia menjawab:" Alhamdulillah, saya tidak pernah mengalami keluhan apa pun."

Mendengar jawaban itu dan setelah merenungkannya, si amair pun pergi meninggalkan istana diam-diam dan meninggalkan baju keamirannya, lalu mengembara tanpa tujuan. Selang beberapa tahun kemudian ia dijumpai dalam keadaaan tidak bernyawa alias meninggal dunia. Disebutkan bahwa selama itu ia bekerja menjadi tukana kayu di Khurrasan. Ia melakukan tindakannya itu karena menemukan kebahagiaan dalam pekerjaannya ini yang tidak dapat dijmpainya di istana. "Adapun orang-orang yang mendapat petunjuk, maka Allah menambahkan petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka balasan ketaqwaannya."

Jumat, 12 April 2013

PERBANYAKLAH MEMBACA DAN BERPIKIR

PERBANYAKLAH MEMBACA DAN BERPIKIR





Salah satu hal yang bisa melapangkan dada adalah dengan memperbanyak pengetahuan, menyuburkan materi ilmiah, meluaskan pendidikan, memperdalam pemikiran, menambah daya nalar, meluruskan pemahaman, menyelami dalil, mengetahui rahasia masalah, dan menemukan tujuan segala macam urusan.

 " Hamba-hamba Allah yang takut kepada Nya hanyalah para ulama. ( QS 35 : 28 ).

Sesungguhnya orang berilmu itu memiliki dada yang lapang, hati yang luas, jiwa yang tenang, dan pikiran yang terbuka. Sehubungan dengan hal ini seorang penyair mengatakan :

" Ilmu makin bertambah bila banyak diamalkan dan akan berkurang jika terus dipendam begitu saja".

Minggu, 07 April 2013

DERITA MEMANGKU JABATAN

DERITA MEMANGKU JABATAN






Ada suatu hal yang melelahkan kehidupan kita ini, yaitu memangku jabatan. Sehubungan dengan ini Ibnul Wardi mengatakan :" Kelelahan memangku jabatan telah memudarkan kesabaranku. Aduhai betapa menderitanya aku, karena melayani orang-orang yang berpekerti rendah".

Artinya, sesungguhnya konsekuensi memangku jabatan itu mahal, karena ia menghilangkan keceriaan wajah, menguras kesehatan, dan menghilangkan ketenangan. Hanya sedikit orang yang berhasil memangku jabatan yang harus dibayar dengan mahal setiap hari dengan keringat, darah, kehormatan, ketenangan, kemuliaan, dan harga dirinya. Dalam sebuah hadits disebutkan :"Janganlah kamu meminta jabatan". Jabatanitu menyenangkan tapi akibatnya pahit". 

Seorang penyair mengatakan : "Andaikan dunia menjadi milikku dengan cuma-cuma bukankah kesudahannya pasti lenyap juga?

Seandainya dunia datang dengan membawa segala sesuatunya, maka ke manakah ia akan pergi?. Sudah barang tentu ke arah kefanaan. "Yang tetap kekal hanyalah Allah, Tuhan yang memiliki keagungan dan kemuliaan".

Salah seorang sholih mengatakan kepada anaknya: "Wahai anakku, janganlah engkau menjadi kepala, karena sesungguhnya kepala itu banyak sakitnya."

Artinya, jangan sekali-kali engkau berambisi menjadi pemimpin karena sesungguhnya kelak engkau akan menghadapi berbagai kritikan, cacian, hal-hal lain yang tidak mengenakkan, dan berbagai konsekuensi yang tidak mengenai keculi hanya mereka yang menjadi pemimpin.

" Sesungguhnya separoh manusia akan menjadi musuh bagi orang yang memegang kekuasaan sekalipun ia adil dalam kekuasaannya".

Sabtu, 06 April 2013

JIUS OPO JIPING NIE ...?

JIUS OPO JIPING NIE ...?

Sobat semua pernah dengar kan kata jius atau juga jiping? oooaalah kalo yang itu sering donk. Ya kalo dah denger coba apa artinya ? hemmm mudah sekali JIUS itu kan Ngaji serius, kalao JIPING itu Ngaji kuping, betul kan?. He he  pinter kamu, trus maksudnya apa ya kok ada jius dan jiping?

Jius ( ngaji serius ) ini kalo yang ngaji itu tidak hanya mengandalkan satu indra saja, misalkan mata ataupun telinga tetapi melibatkan seluruh anggota tubuh untuk menerima info yang disampaikan sang pemateri, sehingga harapannya ilmu yang sudah disampaikan itu bisa berguna bagi dirinya dan orang lain. Itu harapannya. Makanya untuk jius ini juga susah, karena tentunya banyak kendala. Yang biasa ni kalo lagi ada ceramah pada ngantuk, karena terlalu lelah, atau juga ngantuk karena tidak mau berfikir, sehingga jauh dari harapan. Yang mestinya ngaji itu untuk kebaikan bersama akan tetapi malahan tidak mendapat apa-apa.

Sedangkan Jiping ( ngaji kuping ) ini hanya mengandalkan satu indra pendengaran saja. Banyak juga sih ini di daerah-daerah ditempat aku juga banyak. Jiping tidak buruk, betapapun ngaji itu tidak ada yang buruk, namun sob, karena kita itu manusia yang jauh dari sempurna sehingga jika hanya  mendengar saja akan sangat sedikit yang bisa kita terima. Lain halnya jika didukung dengan mencatat dengan tulisan ataupun juga dengan merekamnya sehingga bisa diputar ulang. Sehingga ilmu yang disampaikan itu bisa kita terima dengan maksimal.

Bagaimana ketika anda ngaji ??

Jumat, 05 April 2013

INDIVIDU YANG :


ANDA INGIN DIGOLONGKAN INDIVIDU YANG :

1.    -------- BUKAN MAIN
2.    -------- TAHU MAIN
3.    -------- MAIN-MAIN
4.  -------- TIDAK TAHU MAIN

Rabu, 03 April 2013

HIKMAH DIBALIK DOSA

HIKMAH DIBALIK DOSA, TETAPI JANGAN BERBUAT DOSA..




Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa tiada seorang hambapun yang terlepas dari dosa. Di antara hikmah bertobat adalah mematahkan keangkuhan diri dan mendorong pelakunya untuk banyak istighfar, bertobat, kembali ke jalan Nya, selalu bertujuan kepada Allah, rendah diri, menyesal, meyakini qadha dan qadar dan menerimanya dengan penuh kepasrahan.

Diantara hikmahnya lagi ialah terealisasinya asma-asma Allah yang terbaik dan sifat-sifat Nya yang tinggi, seperti Maha Penyayang, Maha Pengampun, Maha Penerima Tobat, dan sebagainya yang biasa diucapkan saat seseorang bertobat dan memohon ampun kepada Nya.

Senin, 01 April 2013

KEBAHAGIAAN ADALAH KARUNIA ALLAH

KEBAHAGIAAN ADALAH KARUNIA ALLAH



Tidaklah mengherankan bila ada sekelompok manusia yang sedang duduk-duduk di emper-emper pertokoan. Mereka adalah para kuli bangunnan dan pekerja kasar yang seseorang dari mereka tidak dapat menghasilkan upah, kecuali hanya cukup untuk keperluan sehari-harinya. Sekalipun demikian, mereka menjalani hidup ini dengan senyum di bibir, dada mereka lapang, fisikmereka kuat, dan hati mereka penuh dengan rasa ketenangan. Hal itu tiada lain karena mereka mengenal betul bahwa hidup ini hanyalah hari yang sedang dijalaninya. mereka tidak pernah sibuk mengingat masa lalu dan tidak pernah pula mencemaskanmasa depan, melainkan mereka habiskan usianya hanya untuk bekerja.

"Selama diriku mau menuruti kemauanku untuk selamat, aku tidak peduli dengan orang lain, yang masih hidup atau sudah tiada,"

Dapat anda bandingkan mereka dengan orang-orang yan tinggal di dalam istana dan rumah-rumah mewah, tetapi mereka hidup di dalam kesenjangan, kecemasan, dan kebimbangan. Akhirnya, hati mereka terombang-ambing oleh obsesinyamasing-masing tanpa mau berpijak pada realita yang ada

Popular Posts

Pengikut