Senin, 12 November 2012

ANAK – ANAK KU “BUPER”


ANAK – ANAK KU  “BUPER”
Waduuh…anak-anak ku, memang dah punya anak berapa? dan “BuPer “ itu apa ya?.
Sahabat blogger yang baik kuperkenalkan anak ke ada empat yang paling gede sudah klas dua Aliyah, yang kedua kelas tiga di smp, yang ketiga kelas enam di MI, dan yang keempat masih duduk di kelas satu MI, lalu apa juga Bu Per, apakah Bumi Perkemahan? ataukah Bukan Perawan he he tu semua salah dan tidak bentul ( benar n betul). Bu Per yang kumaksud disini adalah Butuh Perhatian. Ooooo…gitu

Menjadi orang tua dari empat anak tersebut bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah dalam mendidik dan membimbingnya, sudah banyak hal yang kulakukan bersama istri tecinta sejak keempat anak ku masih kecil bahkan masih dikandungan sampai saat ini. wah….betul betul menguras tenaga fikiran dan yang lainnya.

Dari yang menjadikan diri kita sebagai contoh misalkan kita sholat berjamaah dimasjid, berkata dengan sopan, cara berpakaian yang sopan dll , trus juga sudah kami biasakan sejak masih kecil untuk melakukan hal hal yang baik seperti doa doa sebelum beraktifitas doa makan, tidur, bangun tidur mau bepergian dan masih banyak yang kita biasakan untuk setiap aktifitas didahului dengan doa.

Namun nampaknya hasilnya belumlah seperti yang kita harapkan, mungkin kalo kita mentargetkan nilai Sembilan untuk anak anak kita, barulah tercapai pada nilai tujuh setengah, jadi masih butuh metode lain untuk memaksimalkannya. Dan ternyata ada metode lain yang harus kita coba untuk meningkatkan kualitas dari anak anak kita yaitu bahwa anak anak kita butuh perhatian. Apa yang harus kita perhatikan?

Sob, banyak hal yang harus kita perhatikan terhadap anak-anak kita :

1.     Memperhatikan segi aqidah anak diwujudkan dengan menanamkan aqidah sejak dini, banyak dari para orang tua yang telah melakukan hal ini. sebagai contoh ketika anak diajak jalan – jalan sambil menikmati indahnya pemandangan lalu si orang tua mennyakan siapa yang menciptakan semua ini, si anak menjawab Allah….. ini yang di maksud menanamkan aqidah sejak dini artinya kita kenalkan pada Allah  Yang Maha Segala galanya.

2.  Menanamkan kejujuran, sifat amanah dan akhlak mulia serta menjauhkan anak dari teman, lingkungan dan bahan bacaan yang dapat merusak, ini adalah bentuk perhatian pada segi moral.

3.  Kebiasaan buruk dan berbahaya seperti masturbasi, terlibat penggunaan obat bius dan miras haruus di bentengi sejak awal, karena dapat meruntuhkan segi mental dan intelektual.

4.      Makanan yang halal dan baik ( Bergizi ), keadaan rumah yang sehat, bersih, olahraga yang cukup, kecenderungan pola makan dan hidupp yang teratur harus digiatkan untuk meningkatkan kesehatan jasmani anak.

5.   Masalah kejiwaan sang anak juga perlu mendapat perhatian orangtua. Jika anak menunjukkan gejala rendah  diri atau suka marah, maka tugas orang tua adalah mencari penyebabnya dan memberikan solusinya.

6.  Memberikan perhatian pada segi sosial anak adalah dengan berusaha memantau apakah ia menunaikan hak orang lain, rendah hati, belas kasih, dan santun.

7.      Mengusahakan anak memiliki sifat khusyu’, taqwa, dan rajin ibadah adalah bentuk perhatian kita pada segi spiritual anak.

Nah,..bagaimana dengan anak-anak anda ?

10 komentar:

  1. Balasan
    1. makasih bang atas tambahannya

      Hapus
    2. makasih bang atas tambahannya

      Hapus
  2. semoga anak-anak kita tumbuh sehat. baik sehat jasmani dan rohani karena perhatian kita. Bila anak-anak tumbuh dengan kasih sayang, ia akan mengenal cinta

    BalasHapus
  3. sejuk banget Mas postingannya.

    bahkan soal makanan pun pada gilirannya mempengaruhi tabiat dan sikap mental ya Mas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali mas Zac, makanan dan minuman yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh pada perilaku,

      Hapus
    2. betul sekali mas zach makanan yang dimakan sangat berpengaruh terhadap perilaku kita

      Hapus

Popular Posts

Pengikut