Selasa, 29 Januari 2013

YANG MEMBAHAGIAKAN HIDUPKU......

YANG MEMBAHAGIAKAN HIDUPKU......

Semua orang hidup pasti menginginkan dalam hidupnya bahagia. Namun kebahagiaan yang dirasakan satu dengan yang lainnya tentunya juga tidak sama persis, meski sebagian besar ada persamaanynya. Nah...sob dalam postingan kali ini saya akan sampaikan apa yang bisa membuat hidupku  bahagia, saya berharap sobat semua juga bisa merasakan apa yang saya rasakan saat ini

Saya merasa bahagia ketika saya bisa beramal sholih. Bisa dibayangkan ketika kita hidup tanpa amal, apa jadinya? dan bagaimana pula jika amal yang kita lakukan tidaklah termasuk amal yang sholih, apa pula nanti balasan dari Nya. Sudah menjadi harapan kita semua bahwa apapun yang kita lakukan mudah-mudahan termasuk amal sholih. amal yang bisa memberatkan timbangan kebaikan di hari akhir nanti.

Yang kedua saya bisa bahagia manakala mempunyai rumah yang luas, wah...kalo yang ini mesti perlu dikasih keterangan lagi. Rumah yang luas atau lapang bukanlah rumah yang ukuran nya besar , kamarnya banyak, dll dan juga bukan rumah yang ada di tepi lapangan. Bagiku rumah yang lapang adalah rumah yang bisa difungsikan untuk mendidik dan mengarahkan keluarga, sekaligus bisa gunakan untuk acara - acara yang baik. Jadi bukan ukuran nya luas akan tetapi sepi dari kegiatan atau bahkan kalaupun rame yang terjadi adalah pertikaian antar anak dan ortu atau istri dengan suami.

Yang ketiga kebahagiaan itu bisa saya rasakan ketika ada disekelilingku Istri yang sholihah dan anak -anak yang sholih dan sholihah. Rumah yang besar mewah dan lapang akan terasa sepi jika tidak ada penghuninya, bahkan juga kan terasa sumpek jika saja rumah itu berpenghuni akan tetapi selalu ada kegaduhan dan keributan yang ditimbulkan oleh keluarga itu sendiri. Makanya jangan bosen bosen untuk berdoa pada Allah mohon supaya diakasih istri dan anak anak yang shlolih.

Berikutnya aku bahagia jika mempunyai pengahsilan yang halal. Yang namanya penghasilan tidak lah sama kita dengan yang lainnya. Ibarat lampu listir dengan petromak. Semua itu sudah diatur oleh Allah. Bagi kita yang terpenting seberapa hasil yang kita dapatkan harus lah dengan jalan yang hahal.Karena hanya dengan ini doa kita Insya Allah dikabulkan oleh Allah. Buat apa punya penghasilan banyak akan tetapi diperoleh dari jalan yang kotor, bahkan pada akhirnya juga masuk dalam penjara??? belum lagi nanti di akhirat sana....

Yang kelima aku bahagia punya akhlaq yang baik. Orang yang baik belum tentu disenangi semua orang bahkan untuk menjadi baik ini pun butuh perjuangan yang panjang. Akan tetapi tak ada salah dan jelaknya jika kita tetap berusaha untuk tetap  baik meski orang lain masih ada yang membenci kita. Ingat pohon mangga yang sudah berbuah, meski dia dilempar pakai batu pohon itu akan membalasnya dengan buah.

Yang keenam kebahagiaanku jika sudah tidak punya hutang,...he he. Padahal sampai saat inipun masih ada hutang yang belum lunas. Tapi satu keyakinanku bahwa dengan berusaha dan bertekad mau melunasi insya Allah ada jalan.....seperti lagunya mAher Zain kalee....

Demikian sob enam hal yang bisa membuatku bahagia, bagaimana dengan anda???

Senin, 28 Januari 2013

MAAFKAN PUTRIMU....AYAH..

MAAFKAN PUTRIMU....AYAH..

Orang bilang cinta itu buta. Bagiku, cinta tidak buta, tapi kadang kita yang dibutakan oleh cinta. Perasaan cinta yang membabi buta itulah awal dari penderitaan saya. Padahal saya datang dari keluarga terhormat. Orang tuaku memegang teguh aturan Islam. Saya sendiri sadar, mengorbankan keinginan orang tua adalah pengorbanan sia-sia. Namun saya telah dibutakan oleh cinta.

Perkenalanku dengan si dia sejak di SMU kelas II. Cinta itu makin melekat hingga kami kuliah, kebetulan kami sepakat mengambil almamater yang sama di sebuah kota yang besar. Dia baik, sekalipun berbeda agama, tapi dia menghargai perbedaan itu.

Orang tuaku tidak merestui saya berhubungan dengannya. Saya yakinkan bahwa suatu saat nanti dia akan masuk Islam, namun tetap juga tidak setuju. Alasannya bukan semata beda agama, akan tetapi juga berlainan etnis.

Pacarku memahami penolakan ayah. Tapi kami tetap berjalan, perasaan cinta kami sulit dipisahkan. Saya tahu, wanita Islam haram nikah dengan laki-laki non Islam. Namun aku nekad, kadang berontak terhadap orang tua yang saya nilai terlalu mencampuri urusan kami. Secara tidak sadar, saya banyak membantah orang tua. Saya sendiri menjadi lebih permisif dalam bergaul. Kadang saya ngantar ke gereja. Kadang saya heran, dia sering bilang ingin pindah agama tapi makin dekat sajka dengan agamanya.

Dia orang berada, setiap minggu saya selalu diajak jalan-jalan, nginap di hotel. Bahkan kini saya cuek kemanapun tidak pernah bilang orang tua. Keluarga saya nampaknya telah menganggap itu hal yang biasa bagi saya. Saya sudah dianggap anak yang bandel. Seolah orang tuaku telah membuangku. Tapi akau masih tetap berhubungan baik.

Awal tragedi yang sesungguhya tidak saya sadari ketika pertam,a kalinya kami berhubungan badan. Dia berjanji pasti menikahi saya. Hubungan kami nampaknya sudah sangat jauh. Cinta kami sulit dipisahkan oleh apapun.

Memang sekalipun aku dari keluarga taat,tapi aku Islam KTP, jangankan menjalankan ibadah, aku justru sering melakuka maksiat bersamanya, pakainanu super ketat, telanjang dada, manuk-mabukan. Kehidupanku menurut lumrah di zaman modern ini. Lagipula aku tak pernah mengeluarkan uang bahkan sampai biaya kuliahku ditanggung si dia.

Menginjak semester lima, kami menikah, dia mengucapkan dua kalimat syahadat di depan ayahku. Pernikahan saya hanya disaksikan sebagian kecil keluarga dari kedua belah pihak. Tidak ada iringan pengantin, apalagi pesta, namun yang penting resmi dan orang tua menyaksikan. Tapi entah kenapa, ayah menyarankan agar kami segera pindah rumah. Ayah masih setengah hati menerima kami. Bagi ayah, bermenantukan orang etnis adalah aib bagi keluarganya.

Aku menempati rumah baru. Aku ingin menjadi istri yang baik sekaligus mendidik suami tentang Islam. Namun setiap aku memberi wejangan tentang ajaran agama yang baik, dia tersenyum sinis. Dia mengatakan tidak percaya semua itu, buktinya sering dilanggar. Saya sadar, saya sendiri tak pernah kelihatan sholat bahkan dulu sering melakukan dosa besar seperti mabuk dan zina. Saya malu sendiri.

Saat aku mengandung, saya dapatkan suami mabuk berat. Namun aku  tetap bersabar melayaninya. Kadang aku rindu orang tua yang setahun ini tidak pernah menelpon apalagi menengok saya. Saya yakin orang tua marah.

Saya juga mulai kesal, rumah tangga bahagia yang didambakan hanya tinggal impian belaka. Suamiku makin menjadi-jadi. Puncaknya, dia pernah menggandeng wanita lain yang satu etnis. Ketika aku tanya baik-baik, dia marah. Katanya, say tidak boleh mencampuri urusannya. Terus terang saya tersinggung. Tapi tak kuasa melawan. Namun ibarat semut, jka diinjak, pasti akan melawan. Aku merasa tidak dihargai sebagi istri. Emosiku meledak saat dia dikabarkan nikah lagi di sebuah gereja. Ternyata benar, seminggu ini dia tidak pernah pulang.

Saat aku tanya dia malah membnatingku, aku terjatuh dan kandunganku mengalami pendarahan, untung saja tidak keguguran. Belas kasihan, rasa cinta, sayang dan janji sehidup semati saat pacarandulu, kini tinggal kenangan. Saat aku menderita di rumah sakit, dia cuek saja. Setelah mengantarku, dia sendiri pergi entah kemana dan tak pernah menjengukku.

Ada perasaan berdosa telah menentang orang tua. Ternyata, dia hanya pura-pura masuk Islam. Aku sendiri dulu merasakan ada ketidakberesan dalam pergaulan, namun saat itu aku dibutakan oleh cinta. Kini hatiku terbuka, aku sadar. Walau terlambat, namun setidaknya ada waktu untuk memperbaiki diri.

Dalam jeruji besi ini, aku memunculkan kembali akal sehatku setelah terbelenggu cinta buta. Aku menyesal ada disini, namun membunuh laki-laki durjana itu adalah kepuasan bagi saya. Wanita mana yang tahan melihat suami bercumbu dengan wanita lain di depan mata kepala sendiri. Yang paling menyakitkan, perilaku menjijikkan itu dilakukan di kamar saya sendiri. Bahkan bukannya menyesal, malah mengusirku. Kesabaranku musnah, saat menusuknya dengan pisau berkali-kali, saya merasa bumi telah kiamat.

Tugasku kini melahirkan si jabang bayi yang sebantar lagi akan keluar. Walaupun dia harus lahir dipenjara, namun mudah-mudahjan dia tidak mengikuti jejak ayah dan ibunya,...

Sabtu, 26 Januari 2013

SOSOK GURU DI MATAKU

SOSOK GURU DI MATAKU



Sosok guru dalam pandanganku sudah tidak asing lagi, sebab aku terlahir dari seorang guru sekolah dasar, sekarang ini istriku juga seorang guru, dua kakak saya juga sebagai guru dan ketiga adik sayapun menjadi guru. Meski aku sendiri bukan lah guru di sekolahan namun aku juga dipanggil guru, he  he guru ngaji, bahkan juga saudara saduara dari istriku banyak juga yang menjadi guru. Ala kulli hal guru itu ada disekelilingku.

Dari pengamatanku ternyata banyak hal yang kudapatkan tentang sosok seorang guru, diantaranya ialah :

1. Guru dan Buku, seorang guru tak kan lepas dari buku. Bagaimana bisa guru melepaskan bukunya, apa yang akan diajarkan kepada anak didiknya? aku salut terhadap guru yang senantiasa membawa buku, membaca, menelaah dan memberikannya pada anak didiknya. Dan aku juga merasa heran jika ada guru yang lepas tanpa buku, Meski ada sih,, gurru yang sudah hafal meterinya.akan tetapi bagiku alangkah baiknya juika guru itu selalu bersama buku yang diajarkannya, Yaa ....sebagai persiapan saja kalau kalau ada murid yang menanyakan. dan kebetulan lupa, kan bisa buka buku itu..

2. Guru adalah Jabatan yang mulia. Masih ingat ketika kita masih anak-anak jika ditanyakan tentang cita cita maka sebagian besar akan menjawab ingin jadi guru.,karena kebetulan yang nanyai waktu itu seorang guru maka banyak daria anak anak itu yang ingin seperti yang dilakukan gurunya. Hal lain bahwa guru disalah satu daerah masih sangat dihormati, karena betapapun seorang yang sudah menyandang guru maka dari segi akhlak, sopan santunya akan menjadi panutan di masyarakat itu.

3. Guru adalah sosok yang ditakuti. Dibanding orang tua sendiri guru akan lebih ditakuti oleh anak anak  bahkan dengan satpam pun anak anak itu lebih takut pada gurunya. Jika saja seorang guru itu memberi masukan kepada anak-anak untuk melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi, sedangkan orang tua juga mempunyai pilihan yang lain. kebanykan anak lebih memilih apa yang diarahkan oleh gurunya.

4. Banyak manusia yang diciptakan. Betapa banyak orang-orang yang sukses menjadi dokter, mentri, politikus, seniman karena dari tangan guru guru yang senantiasa membimbing dan membinanya sejak kecil. Intinya menjadi apapun sekarang ini tidak akan terlepas dari peran seorang guru.

5. Guru bukan pembantu, Memang salah satu tugas guru adalah membimbing, membina dan mengarahkan pada anak didiknya, tapi itu semua bukan berarti guru bisa disamakan pembantu. Tugas mendidik anak adalah merupakan tugas bersama antara ortu dan juga guru, artinya jika disekolahan anak tanggung jawab guru sedangkan kalau dirumah adalah tanggung jawab penuh orang tua. Dan tanpa kerja sama yang baik sulit untuk menjadikan anak menjadi anak yang baik.

6. Guru bekerja pagi hingga petang. Dihitung waktu ternyata guru itu bekerja seharian. dari pagi sampai sore, bahkan juga ada yang lembur sampai malam. Itu semua dilakukannya karena ada keinginan untuk mencerdaskan anak-anak didiknya. Bahkan juga rela mengorbankan waktunya sendiri untuk keluarga. Maka jika saja guru tidak pandai dalam mengatur waktu yang terjadi adalah kepincangan. Mendidik orang lain sementara anak sendiri kurang didikan. 

Demikan sob guru dalam pandanganku, bagaimana dengan anda apa punya pendapat lain ?


Jumat, 25 Januari 2013

KELUHAN YANG MEMBUAT KETIDAKPUASAN

KELUHAN YANG MEMBUAT KETIDAKPUASAN

Salah satu sifat yang melekat dalam diri kita manusia adalah sifat berkeluh kesah, entah itu dirumah, ditempat kerja ataupun dimana saja berada. Jarang sekali kita jumpai orang yang tak berkeluh kesah. Intinya keluh kesah sudah akrab dengan kehidupan kita semuanya.

Keluh kesah yang kecil dapat menyinggung perasaan, tetapi masalah berat akan menimbulkan perasaan yang lebih mendalam dan membekas. Bahkan kita akan dibuatnya tidak bisa beristirahat dengan nyaman. Keluh kesah menimbulkan ketidak puasan.

Mungkin daftar ini cukup mewakili, apa yang sudah kita lakukan ditempat kerja, yaitu keluhan-keluhan yang sering  terjadi  bahkan mungkin juga ada satu, dua point yang sangat akrab dengan kita : mari kita simak bersama :

1. Tak seorangpun tertarik pada gagasan-gagasan ku
2. Mereka tidak menghargai saya di kantor
3. Atasan saya keras dan kaku
4. Pekerjaaan tidak menantang bagi saya
5. Saya tidak tahu apa yang diinginkan oleh atasan saya
6. Tak ada yang mau mendengar saya
7. Teman kerja saya tidak ramah
8. Mereka memperlakukan saya seperti budak
9. Tak seorangpun yang mau bekerja keras akhir-akhir ini
10. Mereka tidak dapat melihat masalah besar karena terlalau  meributkan masalah kecil
11. Saya tidak diberi perlengkapan yang saya butuhkan
12. Tidak ada kepemimpinan disini
13. Tidak ada misi dan visi
14. Tidak ada konsistensi
15. Atasan saya menyukai orang-orang tertentu
16. Setiap orang sibuk mencari  keuntungan untuk diri sendiri, tak seorangpun menyelesaikan pekerjaan
17. Atasan saya tidak mengerti bahwa keluarga saya juga membutuhkan saya.
18...........................................................................................................
19...........................................................................................................
20...........................................................................................................




Senin, 21 Januari 2013

MERUBAH KEGAGALAN MENJADI KEMENANGAN

MERUBAH KEGAGALAN MENJADI KEMENANGAN

Kesedihan, kekecewaan, frustasi, dan kemalangan adalah kata-kata yang bersinonim dengan kegagalan.  Berbagai bentuk kegagalan memenuhi sudut kehidupan kita. Gagal dalam berkarir, studi, gagal dalam membangun rumah tangga yang bahagia, gagal menepati janji, gagal dalam berbagai pertandingan dan lain-lainya semua nampaknya akrab dengan kehidupan kita.

Kegagalan demi kegagalan yang dialami seorang tak jarang menimbulkan kekecewaan yang dalam, hingga hilangnya kepercayaan diri. Gagal menjadi kata yang ditakuti sehingga setiap orang berusaha untuk menjahuinya. Kegagalan diibaratkan jurang yang memisahkan antara harapan dan kenyataan. Berapa banyak orang yang mengakhiri hidupnya dengan tragis karena tidak lagi menahan derita kegagalan.

Menurut Islam, setiap kegagalan adalah musibah, bisa juga berarti cobaaan atau ujian. Kegagalan harus dijadikan cambuk menuju kerja yang lebih termotivasi. Kegagalan adalah persimpangan jalan menuju kesuksesan. Belajarlah dari kegagalan agar hal serupa tidak terulang lagi. Dalam pandangan Allah swt, mereka justru memotivasi diri setelah mengalami kegagalan, merea itulah orang-orang yang sabar.

Itulah cara pandang yang tepat. Kegagalan bukanlah hantu yang menakutkan. Charles Knigt direktur Emerson Electronic, mengatakan:" Kita memerlukan lemampuan untuk gagal. Saya  heran banyak organisasi yang membangun suatu lingkungan yang tidak mentolerir orang-orangnya berbuat salah. Anda tidak akan berhasil melakukan inovasi apapun jika anda tidak mrela menerima kegagalan." Ketakutan terhadap sesuatu kegagalan bisa menghancurkan orang yang mempunyai prospek yang baik. Kegagalan sebenarnya bukanlah hal yang terburuk, yang terburuk adalah mereka yang tak pernah mencobanya sama sekali atau berhenti berjuang dan putus asa.

Sedangkan kesuksesan adalah sebuah paket, dan bagian dari paket itu adalah kegagalan. Pandangan yang mengatakan bahwa orang sukses adalah orang yang tidak pernah gagal, adalah pandangan keliru. Orang yang sukses adalah orang yang tidak pernah berpikir dirinya kalah, ketika ia terpukul jatuh (gagal) ia bangkit kembali, belajar dari kesalahannya dan bergerak maju menuju inovasi yang lebih baik.

Membaca kisah nama-nama besar yaitu mereka meraih suatu kesuksesan, kita tidak akan menemukan bahwa kesuksesan mereka adalah pemberian atau hanya karena kebetulan, melainkan kita akan menemukan serentetan perjuangan hidup mati. Mereka mengalami kegagalan, berbagai ejekan, hinaan, dan berbagai sandungan lain hingga mereka mencapai suatu kesuksesan besar. Tidak ada kesuksesan yang gratis semuanya harus ditebus dengan perjuangan dan kerja keras.

Tetapi manusia terkadang aneh, ketika mendapat kemenangan, kesuksesan dan kejayaan, ingin seisi dunia mengetahuinya. Tetapi manakala kegagalan menghampirinya, tak jarang ia mencari kambing hitam, menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan dan nasib. Bahkan tak jarang masalah dibawa kerumah hingga akhirnya sang istri disalahkan. Sekalipun mungkin orang lain pernah berbuat kesalahan atau merugikan, namun betapa sering manusia merugikan diri sendiri.

Oleh karena itu, cara mengatasi kekecewaan dari suatu kegagalan, pandanglah diri sendiri, apakah mempunyai kelemahan yang tidak terlihat sebelumnya. Mengingat begitu banyak yang terbiasa memandang kehebatan dirinya sendiri sehingga lalai melihat kelemahan diri sendiri. Mengkritik diri sedniri adalah tindakan konstruktif, tindakan destruktif mengingat tidak ada untungnya mencari bukti-bukti bahwa orang lain tidak bersalah atas dirinya. Elbert Hubbard mengatkan:" Orang gagal adalah orang yang melakukan suatu kesalahan tetapi tidak mengambil hikmah dari pengalaman tersebut."

Tindakan yang harus dilakukan manakala kegagalan menimpa adalah sebagaimana kata Dr David J, Schwart, dalam artikelnya Bagaimana Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan:" Katakan pada diri sendiri ' pasti ada jalan'. Semua pikiran bersifat magnetis ketika mengatakan "saya kalah" maka pikiran negativ menyerbu ikut meyakinkan bahjwa kita memang sudah kalah.

Tapi ketika kita yakin bahwa " pasti ada jalan" maka pikiran positif menyerbu membantu memecahkan masalah dan mencari jalan terbaik. Keyakinan ini mengubah secara otomatis energi negatif ( mari kita menyerah, mari kita mundur, pasti kita gagal) menjadi energi positif ( mari kita jalan  terus, mari kita terus berjuang, kita pasti sukses).

Kegagalan tidak kan pernah lepas dari kehidupan. Mereka yang lari dari suatu kegagalan adalah mereka yang lari dari suatu kehidupan. hanya orang-orang yang mati yang tidak pernah mengalami kegagalan. Cara terbaik menghadapi kegagalan adalah belajar dari kegagalan itu ( mengambil hikmah ) agar tidak pernah terulang kembali dan meneruskan untuk berjuang.

Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan. Kesuksesan akan datang pada mereka yang berusaha mendapatkannya bukan pada mereka yang hanya mengharapkannya. Jangan pernah putus asa karena yang mudah putus asa tidak pernah sukses dan orang sukses tidak pernah putus asa.



Sabtu, 19 Januari 2013

APA YANG MENYENTUH PERASAAN ANDA..?

APA YANG MENYENTUH PERASAAN ANDA..?

Setiap manusia mempunyai perasaan, karena sifat inilah yang membedakan manusia dengan makhluk yang lain. Bisa kita bayangkan andai saja manusia tidak mempunyai perasaan, apa yang akan terjadi, apa yang akan dilakukannya dan apa pula akibatnya....sungguh diluar dugaan kita semua.

Kejadian yang ada disekeliling kita,....yah mungkin bisa menyentuh perasaan kita semua. Pada postingan kali ini akan saya tuliskan beberapa kejadin yang mungkin salah satunya bisa menyentuh perasaan anda semua :

1. Ketika bertemu dengan seorang anak yang tampak kotor dan miskin.?
2. Ketika melihat orang tua yang membentak-mbentak anaknya di depan umum?
3. Ketika melihat seorang tua yang menggelandang di jalanan.?
4. Ketika melihat seorang pemuda yang sedang mabuk.?
5. Ketika melihat seorang yang sakit jiwa sedang ada di jalanan?
6. Ketika mendengar atau melihat seorang anak yang dianiaya secara seksual.?
7. Ketika mendengar atau membaca orang-orang dibelahan bumi lain yang kelaparan.?
8. Ketika mendengar atau melihat seorang gadis yang terkena AIDS?.
9. Ketika mendengar atau membaca tentang seorang wanita yang diperkosa.?
10. Ketika melihat seorang suami yang tega menganiaya istri dan anaknya.?
11.Ketika seorang istri yang tega meracuni suaminya?
12.Ketika seorang anak membunuh ayahnya?
13......................................
14.....................................
15.....................................


Dan mungkin masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan disni, atau juga sobat yang yang lain bisa menambahkannya...dipersilakan.....

Rabu, 16 Januari 2013

TAMU TAK DI UNDANG TU DATANG LAGI,....

TAMU TAK DI UNDANG TU DATANG LAGI,....

Tamu... yah mestinya ada perlakuan yang istimewa buat para tamu itu, bahkan dalam agama kita pun dianjurkan untuk senantiasa menghormati tamu, menjamunya hingga tiga hari tiga malam. Namun tamu - tamu yang sekarang berkunjung kerumah kita tak selamanya mempunyai niatan yang baik. Banyak cerita yang mengungkapkan akan masalah ini.

Tak kusangka cerita yang dulu hanya saya dengar di beberapa berita, yang saya lihat di televisi ternyata kejadian itu sekarang betul-betul terjadi dihadapanku. Kejadian yang menimpa temen - teman kerjaku, tetanggaku dan orang-orang yang ada disekelilingku.

Kejadian pertama, ketika suatu hari di rumah temenku didatangi dua orang tamu, ngakunya sich tamu dari jauh hingga ketika memasuki rumah itu kelihatan sangat letih dan lelah sehingga langsung saja tamu itu minta air putih pada si tuan rumah. Tanpa keberatan si tuan rumah masuk kedapur untuk mengambilkan air putih. Namun apa yang terjadi ketika si tuan rumah masuk kedalam. Dengan cekatan dan sangat cepat tamu-tamu itu menyambar dua hand phone yang ada di ruang tamu. Betapa terkejutnya si tuan rumah begitu kembali ke ruang tamu, oh.....ternyata tamu itu sudah menghilang dengan membawa dua hand phone nya. Marah...kesal...jengkel namun itu semua tak bisa mengembalikan hand phone nya yang sudah hilang...

Yang kedua menimpa tetanggaku, yang kebetulan dia punya warung kelontong. Siang itu mestinya rame dengan orang-orang yang berlalu lalang didepan rumahnya. Namun siapa yang menyangka kalau di siang hari yang cukup rame itu harus mengalami kejadian itu. Berawal dari seorang  GEPENG yang menghampiri warung itu untuk memminta sumbangan pada si tuan rumah. Dengan segera tuan rumah memberikan sumbangannya sekedar bisa beli es...akan tetapi ternyata si gepeng  gak mau beranjak dari tempat itu. Melihat kejadian itu akhirnya ditinggal masuk sama si tuan rumah toh dia sudah kasih itu sumbangan. Tanpa diduga sebelumnya dalam waktu, yang sangat cepat diiringi suara mak ...glontaang..gepeng tadi sudah pergi dari tempat itu dengan membawa gas elpiji. Anehnya ditaruh mana ya elpijinya.....padahal dia sudah tua.....jalan kaki ....tapi begitulah kejadiannya.

Dan yang ketiga baru kemaren menimpa temen kerjaku, dia juga berjualan seperti tetanggaku, kejadian itu berawal ketika ada seseorang yang ingin membeli barang di tempat itu. Dengan suara yang keras orang itu memanggil si punya warung. "bu...tumbas...bu tumbas.....". begitu si punya warung keluar untuk menemui orang itu ternyata orang itu menuju ke rumah belakang, dan kebetulan diruang itu ada dompet langsung saja dompet itu disambarnya. Namun selang beberapa waktu dompet itu dikembalikan pada si punya warung dengan meminta imbalan. Ia minta uang imbalan karena ngakunya sudah menemukan dompet itu. Si punya warung nampaknya berbaik hati. ya sudah,,,tak kasih tiga puluh ribu asalkan surat-surat penting itu bisa kembali ketanganku. Padahal si punya warung juga tahu bahwa sebelum dikebalikan sudah mengambil lima puluh ribuan. Tapi ya itulah yang bisa dilakukan nya.....

Nah bagaimana ditempat kalian semua apakah juga ada kejadian seperti ini?

Minggu, 13 Januari 2013

SENI MENGUNGKAPKAN CINTA

SENI MENGUNGKAPKAN CINTA

Cinta itu fitrah, makanya tidak boleh diingkari keberadaanya. Siapapun dia pasti akan mengalami jatuh cinta. Betapa cinta bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Rasa rindu saat jatuh cinta atau rasa penyesalan dan sakit hati saat cinta itu tak kesampaian menunukkan besarnya pengaruh cinta.

Merujuk pada terminologi bahasa, para ahli bahasa berlainan pendapat dalam mendefinisikan cinta. Lafadz cinta yang dalam bahasa Arab berarti Al Qurt , yang artinya anting-anting, karena anting -anting itu selalu bergerak - gerak, cenderung berguncang-guncang di telinga yang memakainya. demikian pula orang yang sedang jatuh cinta, hatinya selalu berguncang-guncang sambil khawatir terhadap kekasihnya,tak pernah merasa tentram.

Ada lagi yang berpendapat bahwa lafadz Al Hubb berasal dari Al -Habbaab yang berarti gelembung air, karena orang yang lagi jatuh cinta hatinya selalu bergejolak ingin selalu disamping kekasihnya. Sebagian berpendapat lain bahwa Al Hub berarti Al Habriyyah yang berarti tong besar atau gayung besar, karena tong besar atau gayung besar itu tak dapat diisi lagi jika sudah penuh dengan air. Demikian pula hati,jika sudah penuh dengan cinta, maka ia tak dapat diisi dengan lainnya.

Ulama Ma'ani berpendapat, cinta itu adalah kecenderungan hati kepada sesuatu, karena indahnya dan lezatnya cinta bagi orang yang mencintai. Jika kecenderungan itu kuat disebut shababah atau gharam, jika cintanya berlebihan disebut ashyik, jika sampai puncaknya dan masuk kerelung hati disebut shaghar, dan jika sampai menghambakan diri kepada kekasihnya disebut tatayyum.

Para ahli Tashawuf berpendapat bahwa cinta itu meliputi ilham, pancaran, dan luapan hati, cinta itu tak dapat diberi batasan dan tidak dapat didefenisikan bahkan tidak dapat dijelaskan hakikat dan rahasianya. Menurut mereka, cinta hanya dapat didefenisikan hanya dengan kata-kata saja tidak lebih. Adapun untuk mengetahui makna dari hakikatnya secara lengkap dan menyeluruh, maka itu diluar kemampuan manusia, karena cinta itu dapat dirasakan tapi tidak dapat disifati, dapat dimengerti tapi tidak bisa didefinisikan. Definisi cinta dalam pandangan ahli Tashawuf mengarah pada Allah SWT.

Begitulah sob arti cinta semoga bermanfaat,   ....

Jumat, 11 Januari 2013

MEMAINKAN SEBUAH PERAN


MEMAINKAN SEBUAH PERAN

Seorang aktor yang baik adalah jika ia dapat melakoni berbagai peran. Suatu saat ia menjadi seorang pemuda yang sedang jatuh cinta, di lain waktu ia bisa memerankan seorang ayah yang sangat setia kepada keluarganya dan di kesempatan yang lain ia juga mampu berperan sebagai seorang kakek-kakek yang sudah sangat tua.

Peran sebenarnya tidak hanya dimainkan di dalam sebuah sandiwara ataupun di sinetron, akan tetapi juga dalam kehidupan - hari sebagaimana sekarang yang sedang kita lakoni. Dan yang perlu kita ketahui bahwa masing-masing dari kita mempunyai peran yang berbeda-beda. Artinya kita itu bertingkah laku sesuai dengan harapan orang lain akan perannya.

Seorang guru hanya dapat bertingkah laku dalam kerangka tertentu. Ia dituntut peran yang berbeda dari pihak murid, orang tua, kepala sekolah, teman - teman guru lainnya, dan juga dari masyarakat dimana ia bertempat tinggal. Secara tidak tertulis ada aturan tingkah laku bagi guru itu; ia harus berpakaian yang rapi, kemudian juga tidak melakukan kebiasaan-kebiasaan yang buruk, tepat waktu, memberikan pelajaran dengan baik, ramah terhadap anak-anaknya, dan juga menjalankan tugas tertentu bagi masyarakat disekitarnya

Sebagaimana saya katakan diatas bahwa setiap manusia mempunyai peran yang berbeda-beda. Narno misalnya, selain berperan sebagai seorang ayah dari tiga anak, ia juga berperan sebagai suami, dokter, anak bungsu, anggota partai politik, ketua RT, dan juga menjadi bendahara di klub sepak bola.

Bagi Narno, kesulitan akan timbul jika ada pertentangan antara harapan dari peran-peran berbeda yang dimilikinya. Di rumah sakit ia diharapkan mengobati pasien yang sedang sakit dengan baik. Hal itu berarti ia harus mau lembur, kalau diperlukan. Keluarganya mengharapkan agar ia membawa pengahasilan yang cukup kerumah. Dengan demikian, ia harus menjalankan praktek pribadi pada sore dan malam hari. Dari organisasi partainya, ia juga diharapkan aktif dan itu mungkin saja dapat menghambat perjalanan kariernya. Demikian juga sebagai ketua RT diharapkan dapat memenuhi keinginan warga setempat.

Nah, bagaimana anda memainkan peran ? 

Rabu, 09 Januari 2013

SI RASMIN dan SI RAPEDI ?

 SI RASMIN dan SI RAPEDI ?


Adalah dua sahabat sejati yang selalu bersama-sama dimanapun berada, baik diwaktu susah ataupun bahagia, diwaktu luang ataupun sempit. Seolah tak kan mau dipisahkan oleh waktu dan tempat, inginnya selalu bersama dalam suka dan duka. 

Akan tetapi dua sahabat itu mempunyai sifat dan dasar yang berbeda-beda, bahkan perbedaannya sangat jauh bagaikan bumi dan langit. Si Rasmin adalah sosok yang  mempunyai kepandaian yang cukup, juga cukup tampan, cukup dengan hartanya, sayangnya ketika harus berhadapan dengan orang yang lebih pandai sedikit diatasnya, lebih tampan dan lebih banyak hartanya maka Si Rasmin tak mau menampakkan dirinya, ia sangat takut untuk bertemu dengan orang-orang semacam ini. Sedangkan Si Rapedi meski memiliki ilmu yang pas pasan, cukup tampan dan harta yang cukup namun Si Rapedi lebih berani jika harus berhadapan dengan orang-orang yang kelasnya diatasnya, tak sedikitpun menampakkan ketakutannya.

Aku sering bertemu dengan  Si Rasmin dan Si Rapedi. Jauh sebelum aku kenal dengan Si Rapedi aku sangat akrab sekali dengan Si Rasmin. Kemanapun aku pergi Si Rasmin selalu ikut aku. Baru setelah beberapa waktu lamanya aku berteman dengan Si Rasmin aku kenal Si Rapedi. Perkenalanku tidak serta merta begitu saja. Perkenalanku dengan Si Rapedi butuh waktu yang cukup lama.

Sampai sekarang ini dua sahabat itu masih setia menemaniku, baik Si Rasmin dan Si Rapedi. Suatu saat Si Rasmin yang tampil membantuku tapi disaat yang lain Si Rapedi tidak mau ketinggalan. Aku belum mampu melepaskan Si Rasmin dariku meski aku sudah berteman dengan Si Rapedi.

Nah, bagaimana sob apakah anda juga punya pengalaman seperti aku?

Ras min ( Rasa Minder ), Rapedi ( Rasa Percaya diri )





Senin, 07 Januari 2013

INDAHNYA SENYUMAN


INDAHNYA SENYUMAN

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.

Sungguh harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.

Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Nah, sob bagaimana dengan anda? suka senyum kan......?

Minggu, 06 Januari 2013

‘’KONFLIK’’


‘’KONFLIK’’

Konflik bisa diartikan tabrakan, juga bisa berarti benturan ataupun pertentangan. Pertanyaan yang harus kita jawab adalah pernahkah kita mengalami konflik? Kapan? Dimana? Masalah apa?........dan masih banyak lagi pertanyaan yang harus kita jawab.

Pada dasarnya konflik itu ada dua yaitu konflik diri, jika dalam diri seseorang itu ada keinginan- keinginan dan kebutuhan yang bertentangan. Sedangkan yang kedua yaitu konflik yang terjadi antara beberapa orang atau kelompok. Sebagaimana banyak yang terjadi saat ini tawuran antar pelajar, tawuran antar geng dan juga tawuran antar warga.

Sebenarnya konflik diri itu terjadi dalam tiga situasi:

Yang pertama yaitu jika seseorang harus memutuskan dua hal yang sama-sama menyenangkan ataupun tidak menyenangkan. Dalam hal ini seseorang terasa terombang-ambingkan antar kutub yang berbeda, antara keinginan untuk mendekati ataupun menjahui. Sebagai contoh misalnya ada seorang gadis desa yang bingung apakah dia sebaiknya pergi ke kota untuk melanjutkan studinya ataukah tetap tinggal di desanya bersama dengan keluarganya yang suasananya aman, nyaman dan menyenangkan akan tetapi tidak mendapat kemajuan.

Yang kedua yaitu jika seseorang harus memilih antara dua pilihan, yang mana kedua duanya sama-sama menyenangkan, tetapi harus memilih satu diantara keduanya. Misalnya seseorang pada hari liburan harus memilih pergi ke pantai atapun ke pegunungan.

Dan yang ketiga jika seseorang harus memilih antara dua kemungkinan, yang masing-masing  memiliki kekurangan atau kerugian yang cukup besar. Misalnya, perkawinan yang tidak harmonis, ketika suami istri itu mempertimbangkan apakah sebaiknya mereka bercerai, lalu anak-anak akan kehilangan salah satu diantara mereka, atau tetap bertahan tetapi suasana dirumah penuh dengan pertengkaran.

Selain itu, terdapat konflik dan pertengkaran antar individu. Maupun antar kelompok (suku, keluarga, negara). Walaupun di negara kita ini umumnya diusahakan untuk menjaga kehidupan bermasyarakat yang rukun dan damai dalam kenyataannya cukup banyak juga ketegangan dan konflik yang terjadi.

Nah, sob masing-masing dari konflik ini membutuhkan penyelesaian yang berbeda-beda. Yang pasti penyelesaianya dapat dipelajari dan ingatlah bahwa konflik-konflik yang tidak pernah diungkapkan akan banyak menyerap tenaga dan pikiran. Pada akhirnya, akan menghambat perkembangan diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat tempat kita hidup.

Bagaimana dengan anda?

Selasa, 01 Januari 2013

‘’MINDER’’


‘’MINDER’’     
                                                          
Minder ...yach.... sebuah kalimat yang sering kita dengarkan saben hari. Seringkali rasa ini masih saja menempel pada diri  kita. Sebenarnya apa sih minder itu?

Minder atau bisa dikatakan rendah diri adalah jika seseorang itu merasa dirinya kecil, tak berharga, tak ada artinya dan juga tidak berdaya mengahapi tindakan orang lain. Nah, biasanya orang seperti ini takut melakukan kesalahan dan juga takut akan ditertawakan orang lain. Ia akan selalu membandingkan dirinya dengan orang lain dan akan ada saja kekurangan yang akan ditemukan pada dirinya. Penyebabnya, antara lain, ia merasa kurang  berpendidikan, kurang kaya, kurang tampan, kurang cantik dan mungkin juga kurang ajar kalee....( eh gak juga ya kalau kurang ajar kan malahan berani) he he....

Oleh karena itu dalam bergaul dengan orang lain ia merasa tidak yakin dan penuh dengan ketakutan. Orang –orang seperti ini biasanya akan berusaha sedapat mungkin untuk tidak terlihat ataupun sedapat mungkin berada di balik layar.

Nah, sob bagaimana dengan anda pernahkah mengalami minder?

Popular Posts

Pengikut