Ranking

Jumat, 26 Juli 2013

MO LIMO SEBAGAI TANGGA MENUJU TAKWA

MO LIMO SEBAGAI TANGGA MENUJU TAKWA



Mendengar istilah mo limo bagi orang jawa sudah tak asing lagi yaitu madat, main, mateni, madon, maling.....dan semua itu akan mengarah kepada perbuatan dosa dan maksiat. Namun, tahukah sob, sebenarnya Mo Limo dalam judul diatas ternyata bisa menjadikan orang itu akan lebih dekat dengan  Sang Pencipta Alam semesta?

Lha,.. Mo limo itu apa?
Mo Limo itu sama dengan lima M ( Mu'ahadah, Mu'aqobah, Muroqobah, Muhasabah,dan Mujahadah)
Nah, dengan memperhatikan mo lima itu insya Allah kita akan menjadi orang yang bertakwa.

Sedikit hal yang perlu kita renungkan kembali, dari M yang pertama yaitu Mu'ahadah ( mengingat janji ). Pertanyaanya sekarang masihkah kita ingat janji kita pada Allah??? apa yang telah kita ikrarkan pada Nya?. Nah , kalo masih ingat pertanyaan selanjutnya adalah sudahkan janji itu kita laksanakan?? ataukah janji itu justru kita ingkari??

Sob, sebenarnya kita telah berjanji sehari semalam dalam sholat kita untuk senantiasa beribadah dan minta pertolongan padaNya. Oleh karena itu  mari kita semua merealisasikan janji-janji kita itu.

M yang kedua adalah Mu'aqobah ( memberi sanksi ataupun hukuman ). Jujur saja sob, rasa malas untuk melakukan kewajiban itu terkadang masih bercokol dalam diri kita ini. Dengan berbagai macam alasan kita lontarkan untuk menutupi kemalasan itu. Dan hal ini jika berlanjut terus menerus akan mengakibatkan kita semakin jauh dari Allah. Makanya ketika ada salah satu kewajian yang kita lewatkan cepat-cepat diganti dengan yang lain. Misal kan kita sering sholat berjamaah, karena suatu hal kita tertinggal untuk berjamaah, maka segeralah diri ini diberi sanksi, agar supaya besuk tak terulang kembali. Dan sanksi itu hanya yang diperbolehkan contoh dengan memberi sedekah, atau dengan melakukan puasa sunnah.

Trus, M yang ketiga adalah Muroqobah ( Pengawasan ) . Sob yakin kan, bahwa dimanapun kita berada akan diawasi oleh Allah swt. Di saat sepi ataupun ramai, siang ataupun malam kita tidak akan lepas dari pada pengawasan Nya. Oeh karenanya kita mesti berhati-hati dalam bertindak, jangan samapi karena sepi tak dilihat orang kita melakukan suatu kemaksiatan.

M yang keempat Muhasabah ( menghitung diri ). Menyibukkan dengan amalan sendiri dan kemudian menghitungnya akan lebih baik daripada sibuk dengan menilai amalan orang lain, apalagi mencelanya. Dengan muhasabah ini diharapkan kekurangan pada hari ini tak akan terulang di hari esuk dan ketaatan diahari ini akan ditingkatkan untuk hari berikutnya." Hitunglah diri anda sebelum hari penghitungan itu tiba"

Dan M yang terakhir adalah Mujahadah ( bersungguh-sungguh ) . Tanpa kesungguhan nampaknya semua yang kita lakukan akan sia-sia. Apa pun yang kita lakukan harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Ingat pesan Allah " Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka Allah akan menunjukkan jalan Nya, dan sungguh Allah itu bersama dengan orang yang berbuat baik".

Bagaimana dengan anda mau kan dengan Mo Limo ???

1 komentar:

 ZAITUN ( Zaman Akhir Ini Untuk Ngaji )   Salah satu fenomena yang cukup memprihatinkan pada zaman kita saat ini adalah rendahnya semangat d...